Vocation

 
Dear All
Salam dalam Kristus
 
Perkenankan saya mensharingkan pertanyaan yang sering kali muncul dalam percakapan konseling: "Bagaimana kita memahami panggilan (vocation) Tuhan dalam kehidupan kita?" 
 
Ada tiga hal yang perlu kita pahami dalam panggilan (vocation) Tuhan bagi kita selama di dalam dunia:
 
  1. Konteks di mana kita hidup. Kita saat ini hidup dalam transisi modern dan postmodern. Dunia modern menyediakan sistim kehidupan yang berangkai dengan pendidikan kita. Pendidikan atau pembelajaran menjadi pintu penting kehidupan kita karena berangkai dengan ukuran prestasi, dan karier kita masing-masing.
     
  2. Konteks hidup kita masing-masing ("for everything there is a season..."). Setiap rangkaian pertumbuhan kita ada 'tugas' nya masing-masing. Ketika usia dini, kita mempunyai tugas untuk berjalan, usia remaja, usia pemuda, usia umur pertengahan, masing-masing ada 'tugas' yang perlu kita selesaikan. Kalau kita lalai maka 'tugas' akan membebani perjalanan hidup kita selanjutnya. Demikian sebelum menikah dan sesudah menikah, atau sebelum dan sesudah mempunyai anak, dst.
     
  3. Misi dan visi kehidupan kita. Ini merupakan 'jiwa' perjuangan kita. 
 
Ketiganya berpadu dalam kehidupan kita. Tantangannya adalah jikalau kita tidak memahami jaman di mana kita hidup, maka kita bisa terperangkap, dan hanya mengikuti arus jaman tanpa daya. Jikalau kita tidak memahami 'season' hidup kita dan memenuhi 'tugas' nya, maka kita bisa terperangkap dalam pergumulan diri yang rumit. Jikalau kita tidak mempunyai visi maka hidup kehilangan arah, nilai dan makna yang sebenarnya.
 
Kita perlu bertumbuh dalam pengenalan akan Tuhan sehingga kita dapat mengenali diri dengan benar. Bertumbuh dalam Hikmat-Firman-Nya sehingga kita mampu hidup 'di dalam dunia namun bukan berasal dari dunia'. Dan membangun 'concern' hati kita pada Tuhan, sehingga dapat mengenali visi dan misi hidup kita selama di dalam dunia ini dalam pimpinan Roh Kudus.
 
 
Blessings, pdt.jlie

 

Total votes: 318
Tags: 
Go to top